Term Of Service

"Hosting Indonesia Murah, Cepat & Handal"
Fast & Reliable

Web Hosting

Indonesia

TERMS OF SERVICE (TOS) – ArdHosting

Ketentuan Layanan

  • Pasal 1 – Definisi

    (1) Penyedia Layanan adalah ArdHosting/kami dalam hal ini disebut sebagai Penyedia Layanan.
    (2) Pelanggan adalah konsumen, individu, organisasi, atau pihak mana pun yang menggunakan layanan ArdHosting.
    (3) Layanan adalah seluruh produk dan fasilitas yang disediakan Penyedia Layanan sebagaimana tercantum di website ardhosting.com.
    (4) Sistem Helpdesk adalah platform resmi untuk komunikasi, permintaan teknis, administrasi, dan verifikasi Pelanggan kepada Penyedia Layanan.

  • Pasal 2 – Validasi Akun/Data

    (1) Pelanggan wajib memberikan data pendaftaran dengan benar, valid, dan dapat diverifikasi oleh Penyedia Layanan.
    (2) Email yang digunakan Pelanggan harus aktif karena menjadi sarana utama pengiriman tagihan, notifikasi, dan verifikasi layanan.
    (3) Perubahan data Pelanggan hanya dapat dilakukan melalui sistem Helpdesk Penyedia Layanan menggunakan email peregister dan diverifikasi oleh Penyedia Layanan.

  • Pasal 3 – Harga, Tagihan, & Pembayaran

    (1) Pelanggan wajib membayar sesuai nominal dan batas waktu pada invoice yang diterbitkan Penyedia Layanan.
    (2) Keterlambatan pembayaran dapat mengakibatkan layanan dihentikan sementara (suspend) secara sepihak oleh Penyedia Layanan.
    (3) Jika tidak ada pembayaran yang tervalidasi oleh Penyedia Layanan setelah masa tenggang, maka Penyedia Layanan berhak melakukan penghapusan layanan (terminate) secara sepihak dan tidak ada kewajiban untuk penyimpanan data milik Pelanggan.
    (4) Konfirmasi pembayaran wajib dilakukan melalui prosedur yang ditentukan Penyedia Layanan sebagai bentuk sah validasi.
    (5) Pengajuan faktur pajak atau dokumen resmi hanya dapat dilakukan melalui Helpdesk dengan email Pelanggan yang terdaftar (email peregister terkini).

  • Pasal 4 – Keamanan Data

    (1) Penyedia Layanan akan berupaya menjaga kerahasiaan data, komunikasi personal, serta informasi akun yang dimiliki Pelanggan sebagaimana diatur dalam ketentuan privasi. Data yang dimaksud termasuk file, software/script, database, maupun konfigurasi lain yang tersimpan di akun Pelanggan dan tidak ditujukan untuk diakses pihak lain.

    (2) Namun, Penyedia Layanan tidak bertanggung jawab atas kebocoran atau akses tidak sah terhadap data Pelanggan yang terjadi akibat:

      (a) Adanya celah keamanan (security hole) atau kerentanan pada software pihak ketiga yang digunakan dalam layanan, seperti sistem operasi (mis. Linux), web server (Apache), bahasa pemrograman (PHP), panel kontrol, atau aplikasi lain yang berada di luar kendali Penyedia Layanan;
      (b) Pengaturan atau tindakan Pelanggan sendiri yang secara sengaja atau tidak sengaja membuat data dapat diakses pihak lain; dan/atau
      (c) Kewajiban hukum, yaitu apabila Penyedia Layanan diwajibkan memberikan informasi kepada aparat berwenang berdasarkan permintaan resmi yang sah.

    (3) Penyedia Layanan tetap berkomitmen menjaga keamanan infrastruktur sesuai standar yang berlaku, namun Pelanggan bertanggung jawab menjaga keamanan aplikasi, script, dan konfigurasi yang dipasang pada layanan masing-masing.

  • Pasal 5 – Spam/Unsolicited Mass E-mail / Script yang Dilarang

    (1) Penyedia Layanan akan menindak serius Pelanggan yang menggunakan layanan/jaringan untuk melakukan SPAM, mail bomb, atau hal-hal lain yang sejenis; layanan akan disuspend dan jaminan uang kembali tidak berlaku.
    (2) Penyedia Layanan berhak untuk menghentikan sementara (suspend atau disable), menghapus (delete) layanan atau mengambil tindakan serius lainnya apabila terbukti menggunakan script yang dilarang, baik dikarenakan pelanggaran copyright, cracking, warez, phishing (termasuk judi online) dan lainnya. Untuk hal ini tidak berlaku jaminan uang kembali.

  • Pasal 6 – Penggunaan Disk Space dan Bandwidth

    (1) Jika penggunaan disk space atau resources lainnya melebihi batas ketentuan layanan, maka Penyedia Layanan dapat menghubungi Pelanggan untuk melakukan upgrade atau membayar kelebihan penggunaan. Kelalaian pihak Pelanggan dapat dikenakan sanksi terhadap layanan, baik sanksi teknis maupun administratif dan Pelanggan wajib patuh dengan regulasi ini.
    (2) Apabila terdapat skrip milik Pelanggan yang aktivitasnya mengganggu performa atau operasional server dan jaringan Penyedia Layanan, maka Pelanggan akan diminta melakukan tindakan mitigasi dan penanganan sesegera mungkin maksimal 24 (dua puluh empat) jam. Penyedia Layanan berhak secara sepihak mengambil tindakan yang diperlukan terkait kondisi ini tanpa seizin Pelanggan.
    (3) Penyedia Layanan berhak secara penuh untuk melakukan penindakan berupa penangguhan (suspend atau hold), penghapusan (terminate) atau pembebanan biaya terhadap layanan yang digunakan oleh Pelanggan sebagai akibat dari aktivitas yang merugikan Penyedia Layanan dan Pelanggan wajib patuh akan regulasi ini.

  • Pasal 7 – Backup & Tanggung Jawab Data

    (1) Penyedia Layanan hanya melakukan pencadangan data (backup) untuk kebutuhan internal saja dengan retensi yang telah ditentukan sesuai jenis layanan.
    (2) Pelanggan wajib melakukan pencadangan data (backup) secara mandiri dan berkala.
    (3) Penyedia Layanan tidak bertanggung jawab atas kehilangan, kerusakan, atau kegagalan pemulihan data.
    (4) Jika restorasi diperlukan, Penyedia Layanan akan membantu berdasarkan ketersediaan data yang ada.

  • Pasal 8 – Dukungan Teknis

    (1) Penyedia Layanan menyediakan bantuan teknikal 24/7 melalui Helpdesk.
    (2) Bantuan teknikal mencakup troubleshooting dasar dan informasi teknikal terkait layanan.
    (3) Penyedia Layanan tidak wajib menyediakan dukungan teknikal untuk kondisi yang berkaitan dengan script/coding, pengembangan aplikasi atau hal lainnya di luar layanan resmi.
    (4) Penyedia Layanan dapat mengenakan biaya tambahan terhadap beberapa kondisi untuk dukungan teknikal yang akan atau telah dilakukan sesuai kesepakatan.

  • Pasal 9 – Ketentuan Layanan Domain & Reseller Domain

    9.1 Status & Ketersediaan Domain

    (1) Status ketersediaan domain (availability) bersifat dinamis dan dapat berubah setiap saat.
    (2) Penyedia Layanan tidak dapat menjamin domain tetap tersedia hingga proses pembayaran atau aktivasi selesai dilakukan.

    9.2 Proses Pendaftaran Domain

    (1) Pendaftaran domain mengikuti kebijakan global dan aturan registrar/registry untuk masing-masing ekstensi domain.
    (2) Pendaftaran domain bersifat first-paid, first-served sesuai standar internasional.
    (3) Jika domain berhasil didaftarkan oleh pihak lain melalui registrar lain sebelum proses pendaftaran selesai, hal tersebut sepenuhnya berada di luar kendali Penyedia Layanan.
    (4) Pelanggan memahami dan setuju bahwa Penyedia Layanan tidak bertanggung jawab atas kegagalan memperoleh domain tersebut dan tidak ada kewajiban kompensasi dalam bentuk apa pun.
    (5) Dalam konteks layanan domain, pemilik domain disebut sebagai registrant dan divalidasi berdasarkan email peregister saat registrasi domain dilakukan.

    9.3 Tagihan (Invoice) & Kepemilikan Domain

    (1) Tagihan domain yang diterbitkan bukan bukti kepemilikan domain sampai pembayaran berhasil diproses dan domain aktif.
    (2) Domain dianggap menjadi hak milik Pelanggan setelah pembayaran lunas (status “paid” pada invoice), dan Pelanggan melakukan konfirmasi pembayaran atau verifikasi apabila diperlukan (mis. klik link verifikasi kepemilikan domain yang dikirimkan ke email registrant).
    (3) Beberapa ekstensi domain tertentu dapat mewajibkan pengiriman dokumen tambahan agar domain dapat diaktifkan sepenuhnya.

    9.4 Pembayaran & Keterlambatan

    (1) Penyedia Layanan tidak bertanggung jawab atas keterlambatan pembayaran oleh Pelanggan yang menyebabkan domain:
    (a) Terjadi masa tenggang (grace period);
    (b) Masuk masa redemption (penalti registry);
    (c) Expired dan tidak dapat diperpanjang; atau
    (d) Kembali tersedia (available) dan menjadi milik publik lagi.
    (2) Biaya pemulihan domain (restore/redemption) mengikuti kebijakan registry dan ditanggung sepenuhnya oleh Pelanggan.

    9.5 Pelanggaran & Penangguhan Domain

    (1) Penyedia Layanan berhak secara sepihak melakukan suspend atau menonaktifkan nama domain yang digunakan untuk aktivitas ilegal atau melanggar ketentuan, termasuk namun tidak terbatas pada:
    (a) Pelanggaran hak cipta;
    (b) Pornografi dan konten terlarang;
    (c) Phishing, spam, scam, malware;
    (d) Tindakan yang merugikan pihak lain;
    (e) Pelanggaran hukum Indonesia atau kebijakan global registry.
    (2) Domain dapat dinonaktifkan tanpa pemberitahuan apabila terdapat permintaan resmi dari aparat berwenang secara hukum.

    9.6 Kesalahan Pembelian & Ketentuan Pembatalan

    (1) Kesalahan pembelian nama domain oleh Pelanggan tidak dapat dibatalkan, baik setelah domain aktif maupun setelah pendaftaran diproses oleh registrar.
    (2) Domain yang sudah berhasil didaftarkan tidak dapat di-refund, tidak dapat diubah (modify) menjadi domain lain, dan biaya tidak dapat dialihkan ke layanan lain.

    9.7 Ketentuan Khusus Domain Indonesia

    (1) Pelanggan wajib memahami Kebijakan Nama Domain Indonesia yang ditetapkan oleh PANDI.
    (2) Informasi lengkap mengenai peraturan dapat dilihat pada https://pandi.id/regulasi/
    (3) Domain Indonesia tertentu (misalnya .co.id, .or.id, .sch.id) membutuhkan dokumen pendukung sebagai persyaratan resmi. Kegagalan Pelanggan menyediakan dokumen dan aktivasi domain menjadi terhambat bukan menjadi tanggung jawab Penyedia Layanan.

    9.8 Deposit Reseller Domain

    (1) Deposit (add funds) yang telah selesai diproses dan masuk pada akun reseller domain tidak dapat dibatalkan dan tidak dapat dikembalikan dalam bentuk apa pun.
    (2) Deposit hanya dapat digunakan untuk transaksi domain pada sistem reseller yang disediakan oleh Penyedia Layanan.
  • Pasal 10 – Ketentuan Layanan Hosting & Reseller Hosting

    10.1 Tanggung Jawab Konten

    (1) Seluruh konten yang diunggah, disimpan, atau dipublikasikan melalui layanan hosting merupakan tanggung jawab penuh Pelanggan.
    (2) Jika Penyedia Layanan menemukan konten yang melanggar hak cipta, melanggar hukum, atau berpotensi membahayakan pihak lain, maka akun hosting dapat dinonaktifkan sementara (suspend) dan Pelanggan akan menerima pemberitahuan melalui email terdaftar.

    10.2 Batasan Penggunaan Email

    (1) Pengiriman email maksimum sesuai dengan limitasi yang ada pada setiap layanan.
    (2) Akun yang mengirim email berlebihan, melakukan spam, atau menyebabkan reputasi server terganggu dapat dikenakan penghentian sementara (suspend atau disable).

    10.3 Batasan Resources (CPU, RAM, PHP, Proses)

    (1) Batasan penggunaan resource shared hosting ditetapkan untuk menjaga stabilitas server dan kenyamanan seluruh Pelanggan.
    (2) Batasan dasar yang berlaku sebagai acuan:
    (a) Maksimal penggunaan RAM per proses (post_max_size): 128MB*;
    (b) Maksimal durasi eksekusi proses: 120 detik*;
    (c) Maksimal durasi koneksi database: 60 detik*;
    (d) Limit PHP memory: 256MB*;
    (e) Maksimal sesi FTP bersamaan dari satu IP: 8 sesi;
    (f) Maksimal ukuran upload file via web: 25MB*.
    (3) *) Nilai batasan dapat berbeda di tiap server berdasarkan kondisi aktual server dan kebijakan optimasi Penyedia Layanan.

    10.4 Pengaturan PHP & Keamanan

    (1) Pengaturan default:
    (a) Register_Globals: OFF;
    (b) Fungsi PHP yang dinonaktifkan (disabled): show_source, system, shell_exec, passthru, exec, phpinfo, popen, proc_open, allow_url_fopen.
    (2) Penggunaan fungsi berbahaya atau script yang melebihi batas limitasi tidak diperbolehkan.

    10.5 Keamanan Akses & Pembatasan

    (1) Maksimal percobaan login gagal (cPanel, WHM, webmail, situs): 5–10 kali sebelum terjadi pemblokiran otomatis.
    (2) Akses remote MySQL dalam kondisi nonaktif (disabled) secara default, kecuali untuk paket tertentu atau ada kesepakatan antara Penyedia Layanan dan Pelanggan.
    (3) Akses SSH dinonaktifkan secara default, kecuali untuk paket tertentu atau ada kesepakatan antara Penyedia Layanan dan Pelanggan.

    10.6 Permintaan Informasi Akun

    (1) Permintaan terkait akun (cPanel, WHM, backup, restorasi akun) hanya diproses jika diajukan melalui email peregister ke: support@ardhosting.com
    (2) Penyedia Layanan tidak akan memberikan informasi akun melalui kanal yang tidak resmi atau selain kepada email peregister.

    10.7 Malware, Abuse, dan Beban Server

    (1) Jika ditemukan file, script, atau aktivitas malware di akun Pelanggan, maka:
    (a) akun akan dinonaktifkan sementara (suspend); dan
    (b) Pelanggan akan menerima pemberitahuan melalui email terdaftar.
    (2) Ketentuan yang sama berlaku jika akun menyebabkan server load berlebihan atau mengganggu layanan pelanggan lain.
    (3) Penyedia Layanan berhak menghapus file berbahaya atau menghentikan proses secara paksa untuk menjaga kestabilan server.

    10.8 Backup & Restorasi

    (1) Penyedia Layanan melakukan backup harian (setiap 3 hari), mingguan, dan bulanan, namun bersifat best effort tanpa jaminan keberhasilan.
    (2) Pelanggan sangat disarankan untuk tetap melakukan backup mandiri secara berkala.
    (3) Penyedia Layanan tidak menjamin ketersediaan backup pada kondisi tertentu seperti kerusakan data dan force majeure.

    10.9 Penambahan Sementara (Temporary Disk Space)

    (1) Penyedia Layanan dapat memberikan tambahan disk space sementara maksimal 100MB dari total penggunaan Pelanggan.
    (2) Tambahan ini berlaku selama maksimal 3 jam dan hanya dapat diberikan maksimal 3 kali selama Pelanggan menggunakan paket hosting yang sama.

    10.10 Akses Konten via IP / Temporary URL

    (1) Akses ke website melalui IP address tidak diizinkan.
    (2) Jika Pelanggan membutuhkan akses sementara, Penyedia Layanan dapat membuatkan Temporary URL dengan ketentuan:
    (a) Maksimal 3 kali permintaan untuk 1 akun;
    (b) Berlaku maksimal 3 hari per permintaan.

    10.11 Suspend & Terminasi Layanan

    (1) Layanan akan disuspend otomatis apabila Pelanggan tidak melakukan pembayaran setelah masa pakai layanan habis.
    (2) Jika lewat 1 bulan setelah masa pakai habis Pelanggan tidak melakukan pembayaran, maka layanan akan dihapus permanen (terminate) dari server.
    (3) Data yang telah terhapus tidak dapat dipulihkan.

    10.12 Larangan Penggunaan Tertentu

    (1) Tidak diperbolehkan menggunakan shared hosting untuk:
    (a) Penyimpanan file Video/Audio Streaming;
    (b) Penyimpanan film, file besar, atau konten non-web;
    (c) File storage atau file sharing massal;
    (d) Aplikasi yang memerlukan high I/O atau constant streaming.
    (2) Pelanggaran dapat menyebabkan akun suspend atau penghapusan file oleh Penyedia Layanan.


  • Pasal 11 – Ketentuan Layanan Virtual Private Server (VPS), Dedicated Server (DS), Colocation Server (CS)

    11.1 Tanggung Jawab Konten

    (1) Seluruh konten, file, aplikasi, dan data yang disimpan atau dijalankan pada layanan VPS, DS, maupun CS adalah tanggung jawab penuh Pelanggan.
    (2) Jika Penyedia Layanan menemukan konten yang melanggar hak cipta, mengandung unsur ilegal, atau berpotensi menimbulkan kerugian pihak lain, maka Penyedia Layanan akan memberikan pemberitahuan kepada email peregister untuk dilakukan penanganan oleh Pelanggan.

    11.2 Backup Data

    (1) Backup yang dilakukan pada layanan VPS bersifat pasif, hanya untuk kebutuhan internal, dan tidak dijamin keberhasilannya.
    (2) Pelanggan wajib melakukan backup secara mandiri untuk mencegah kehilangan data apabila terjadi kegagalan sistem, kerusakan perangkat keras, atau kesalahan konfigurasi.
    (3) Layanan Dedicated Server (DS) dan Colocation Server (CS) tidak disertai backup apa pun dari Penyedia Layanan. Pelanggan harus membuat backup secara rutin menggunakan sistem masing-masing.

    11.3 Aktivasi & Penggantian Perangkat

    (1) Aktivasi layanan VPS dilakukan dalam waktu maksimal 1 jam setelah pembayaran diterima dan terverifikasi oleh Penyedia Layanan.
    (2) Aktivasi layanan DS atau CS dilakukan dalam waktu maksimal 3 hari kerja setelah pembayaran diterima dan terverifikasi oleh Penyedia Layanan.
    (3) Jika terjadi kerusakan pada periferal DS, proses pemeriksaan dan penggantian akan dilakukan dalam waktu maksimal 2 hari setelah dicek oleh tim teknis Penyedia Layanan.
    (4) Jika terjadi kerusakan pada periferal CS, proses penggantian dilakukan atas kesepakatan Penyedia Layanan dan Pelanggan.

    11.4 Status Unmanaged & Layanan Managed

    (1) Secara default, layanan VPS, Dedicated Server, dan Colocation Server adalah unmanaged, sehingga Pelanggan bertanggung jawab penuh terhadap: konfigurasi server, instalasi aplikasi, penjadwalan backup, tuning performa, perbaikan error internal, dan keamanan server.
    (2) Penyedia Layanan memberikan layanan managed service (fully-managed atau per case) hanya untuk server yang menggunakan cPanel dan telah disepakati sebelumnya.
    (3) Layanan manajemen tidak mencakup pengembangan aplikasi, debugging script Pelanggan, atau perbaikan sistem operasi yang rusak akibat modifikasi Pelanggan.

    11.5 Akses & Pemeliharaan Server

    (1) Untuk layanan DS atau CS, Pelanggan yang ingin melakukan maintenance fisik di data center wajib mengirimkan pemberitahuan melalui email peregister ke support@ardhosting.com minimal 1 hari sebelum kedatangan.
    (2) Bantuan fisik oleh teknisi Penyedia Layanan dibatasi pada: reset server, reboot/restart, serta pemasangan perangkat dasar (keyboard & monitor) untuk pengecekan kondisi.
    (3) Penyedia Layanan tidak melakukan konfigurasi sistem di sisi Pelanggan (kecuali termasuk dalam paket managed).

    11.6 Permintaan Informasi & Penanganan Teknis

    (1) Permintaan terkait akses server, reset/reboot, dan informasi akun (cPanel/WHM untuk server yang menggunakan cPanel) harus disampaikan melalui email peregister ke support@ardhosting.com untuk alasan keamanan dan verifikasi.

    11.7 Permintaan Trial Penambahan Resource

    (1) Pelanggan dapat mengajukan trial penambahan RAM (Memory) untuk layanan VPS.
    (2) Ketentuan trial RAM (Memory):
    (a) Berlaku selama 1 x 24 jam;
    (b) Maksimal 3 kali permintaan per akun VPS;
    (c) Pengajuan wajib melalui email preregister.

    11.8 Ketentuan Pembayaran & Sanksi Layanan Colocation Server

    (1) Untuk layanan Colocation Server, apabila Pelanggan belum melakukan pembayaran setelah 1 minggu dari tanggal jatuh tempo, maka interkoneksi server (network connectivity) akan dinonaktifkan sementara.
    (2) Jika setelah 30 hari pembayaran tetap tidak dilakukan, server akan dinonaktifkan secara permanen (power off).
    (3) Jika server tidak diambil dan pembayaran tidak dilakukan dalam 6 bulan, maka perangkat dianggap ditinggalkan dan menjadi hak milik Penyedia Layanan sesuai praktik umum industri colocation.

    11.9 Kebijakan Keamanan & Abuse

    (1) Jika ditemukan malware, aktivitas mencurigakan, penyalahgunaan bandwidth, atau konfigurasi yang menyebabkan gangguan jaringan, Penyedia Layanan berhak menonaktifkan server sementara, mengisolasi jaringan, dan/atau melakukan tindakan mitigasi darurat.
    (2) Pelanggan diwajibkan memperbaiki kerusakan atau konfigurasi berbahaya yang menyebabkan gangguan pada infrastruktur Penyedia Layanan.

    11.10 Pengingat tentang Tanggung Jawab Server

    (1) Penyedia Layanan tidak bertanggung jawab atas kerusakan data, kegagalan konfigurasi, atau kesalahan sistem yang disebabkan oleh operasi Pelanggan pada layanan unmanaged.
    (2) Pelanggan wajib menjaga keamanan server melalui update rutin, konfigurasi firewall, audit akses, monitoring aplikasi, dan sistem backup mandiri.
  • Pasal 12 – Ketentuan Layanan Unlimited Hosting

    12.1 Penggunaan Resource (CPU, RAM, I/O)

    (1) Semua akun Unlimited Hosting harus menggunakan resource secara wajar sesuai standar penggunaan shared hosting.
    (2) Untuk menjaga stabilitas server, Penyedia Layanan menetapkan batasan tertentu terhadap CPU, Memori, I/O, inodes, dan proses lain.
    (3) Penyedia Layanan berhak melakukan suspend atau penghentian layanan apabila penggunaan resource dianggap tidak wajar atau menyebabkan gangguan pada server, dengan atau tanpa pemberitahuan kepada Pelanggan.

    12.2 Kebijakan “Unlimited”

    (1) Istilah Unlimited tidak berlaku untuk penggunaan sebagai: penyimpanan file, backup/manual archive, penyimpanan file online, file sharing, streaming audio/video, repositori file besar, hosting film/software/file berhak cipta, serta penyimpanan konten ilegal/pornografi/melanggar hukum.
    (2) Unlimited dimaksudkan untuk mendukung kebutuhan website aktif (HTML, PHP, CSS, JS), database, dan email aktif, bukan untuk penyimpanan massal.

    12.3 Jenis File yang Diperbolehkan & Dibatasi

    (1) Penyimpanan yang diperbolehkan hingga maksimal 3GB untuk file yang bukan bagian dari komponen utama website dan email, seperti: file dokumen (.pdf, .doc, .xls, dll.), file log otomatis dari sistem, serta file yang diunggah pengguna/pengunjung (mis. form upload, e-learning, sistem informasi).
    (2) Penyimpanan yang tidak diperbolehkan meliputi: file backup (kecuali backup tunggal dari cPanel), file video/audio streaming, file/folder arsip besar, file ISO/ZIP/RAR berukuran besar, serta file yang tidak berhubungan langsung dengan operasional website.

    12.4 Kebijakan Inodes

    (1) Penyedia Layanan menerapkan kebijakan penggunaan wajar (fair usage) terhadap jumlah file/inodes di setiap akun hosting.
    (2) Batas penggunaan inodes untuk Unlimited Hosting adalah sebagai berikut:
      (a) Best Unlimited Hosting: 300.000;
      (b) Perfect Unlimited Hosting: 400.000;
      (c) Platinum Unlimited Hosting: 700.000.
    (3) Jika inodes telah mencapai batas, Pelanggan harus meng-upgrade ke paket di atasnya.
    (4) Setelah mencapai batas maksimum, penambahan file baru tidak dapat dilakukan, dan dapat mempengaruhi layanan seperti email, website, maupun database.
  • Pasal 13 – Batasan Tanggung Jawab (Limitation of Liability)

    (1) Penyedia Layanan tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang dialami Pelanggan, termasuk namun tidak terbatas pada: kehilangan data, pendapatan, keuntungan, reputasi, peluang usaha, gangguan operasional bisnis, serta kerusakan sistem/aplikasi/konfigurasi milik Pelanggan.
    (2) Penyedia Layanan tidak memberikan jaminan bahwa layanan akan selalu bebas dari gangguan (downtime), bebas dari kesalahan (error), atau sesuai dengan kebutuhan spesifik Pelanggan.
    (3) Dalam kondisi apa pun, total tanggung jawab Penyedia Layanan dibatasi maksimal sebesar nilai layanan yang dibayarkan Pelanggan pada periode aktif berjalan, dan tidak mencakup kompensasi lain di luar itu.

  • Pasal 14 – Force Majeure (Keadaan Kahar)

    (1) Penyedia Layanan tidak bertanggung jawab atas kegagalan atau keterlambatan layanan yang disebabkan oleh keadaan di luar kendali, termasuk namun tidak terbatas pada: bencana alam, gangguan jaringan global, serangan siber skala besar, pemadaman listrik massal, kebijakan pemerintah, perang, atau kerusuhan.
    (2) Dalam kondisi Force Majeure, Pelanggan tidak berhak menuntut ganti rugi, pengembalian dana, atau kompensasi dalam bentuk apa pun.

  • Pasal 15 – Pembatasan Klaim & Gugatan

    (1) Pelanggan setuju untuk tidak mengajukan tuntutan hukum, gugatan perdata, maupun klaim kompensasi terhadap Penyedia Layanan atas gangguan layanan, suspend/terminasi/penghapusan data sesuai TOS, serta kebijakan keamanan/abuse/mitigasi darurat.
    (2) Setiap keberatan, keluhan, atau perselisihan wajib disampaikan terlebih dahulu melalui Sistem Helpdesk resmi.
    (3) Klaim yang diajukan di luar Helpdesk resmi, media sosial, atau pihak ketiga tidak dianggap sah dan tidak wajib ditanggapi oleh Penyedia Layanan.

  • Pasal 16 – Batasan Dukungan Teknis (Scope of Support)

    (1) Dukungan teknis diberikan sebatas layanan hosting/server.
    (2) Penyedia Layanan tidak berkewajiban membantu hal-hal di luar ruang lingkup dukungan.
    (3) Permintaan di luar ruang lingkup dukungan dapat ditolak/dialihkan ke layanan berbayar/dijawab terbatas.

  • Pasal 17 – Kebijakan Jawaban & Waktu Respon Support

    (1) Penyedia Layanan berhak menentukan metode penanganan, prioritas tiket, dan bentuk jawaban teknis.
    (2) Estimasi waktu respon bersifat best effort, bukan jaminan mutlak, dan dapat bervariasi tergantung tingkat kesulitan, antrian tiket, dan jenis layanan.
    (3) Pelanggan tidak berhak menuntut kompensasi akibat waktu respon support.

  • Pasal 18 – Kesalahan Penggunaan & Tanggung Jawab Pelanggan

    (1) Setiap kerusakan layanan akibat salah konfigurasi, salah penggunaan, kelalaian, atau modifikasi sistem oleh Pelanggan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pelanggan.
    (2) Penyedia Layanan berhak menolak penanganan apabila masalah disebabkan oleh kesalahan Pelanggan sendiri.

  • Pasal 19 – Persetujuan Keseluruhan (Acceptance of Terms)

    (1) Dengan melakukan pemesanan, pembayaran, atau penggunaan layanan ArdHosting, Pelanggan menyatakan telah membaca, memahami, dan menyetujui seluruh isi TOS ini tanpa paksaan.
    (2) Ketidaktahuan Pelanggan terhadap isi TOS tidak dapat dijadikan alasan untuk pembatalan, klaim, atau tuntutan hukum.
    (3) Penyedia Layanan dapat memperbarui atau mengubah TOS kapan saja.
    (4) Perubahan diumumkan melalui website/email resmi.
    (5) Pelanggan yang terus menggunakan layanan dianggap menyetujui perubahan tersebut.


ARDHOSTING in this case have the right to modify at any time these Terms of Service, as the development of technology and time and will be in touch with our Service Level Agreement .

On-line Support 24/7

On-line Support 24/7

Siap melayani customer setiap saat

Proses Aktivasi Hosting Cepat

Proses Aktivasi Hosting Cepat

Proses aktivasi yang cepat

Perangkat Server Handal

Perangkat Server Handal

Server menggunakan teknologi terbaru

Sistem Backup

Sistem Backup

Daily, Weekly, Monthly Backup